Sosialisasi Pemilahan Sampah dan pengolahan Sampah

Administrator Berita Desa

Pengelolaan sampah adalah kegiatan yang meliputi pengumpulan, pengangkutan, pemrosesan, pendauran ulang atau pembuangan dari material sampah. Pengelolaan sampah sebenernya dapat pula didekati dengan penerapan prinsip 4R meskipun tidak semua jenis sampah menerapkan hal ini, 4R sendiri adalah reduce, reuse, recycle, dan replace. Salah satunya melaui pemilahan sampah melalui program lubang daur ulang sampah (bang daus), yaitu dengan memisahkan sampah organik dari sampah anorganik. Dengan begitu sampah yang keluar dari rumah tangga merupakan sampah anaorganik misalnya sampah plastik. Jadi akan memudahkan kerjaan petugas untuk mengolah sampah anorganik sehingga tidak perlu memilah sampah lagi.  Sampah organik baik basah maupun kering dapat diolah kembali dan dimanfaatkan agar dapat digunakan kembali. Berikut manfaat sampah organik yang sering dihasilkan dan dapat dikurangi pembuangannya:

  1. Diolah Menjadi Kompos dan Pupuk Sederhana
  2. Diolah Menjadi Kompos dan Pupuk Sederhana
  3. Diolah Menjadi Kompos dan Pupuk Sederhana
  4. Diolah Menjadi Kompos dan Pupuk Sederhana

Dan merupakan hal-hal yang perlu dilakukan untuk mengolah sampah organik:

  • Gali tanah dengan diameter ½ meter dan kedalaman 1 meter
  • Untuk menahan guguran galian tanah pada bagian atas lobang disemen melingkari lobang
  • Dibuat penutup lobang dari bahan yang solid misalnya kayu atau seng untuk menghidari gangguan binatang

Dalam kegiatan sosialisasi pengolahan sampah yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN PPM periode XIX di desa Batununggul lebih menekankan ke program TOSS ( Tempat Olah Sampah Setempat ), dimana program ini merupakan program yang termasuk menjadi prioritas Bupati Klungkung I Nyoman Swirta. TOSS yang merupakan program olah sampah menjadi energi. Metode TOSS ini menerapkan sistem pengolahan sampah menjadi pellet dan briket sebagai sumber energi terbarukan. Penghargaan yang berhasil diraih oleh TOSS untuk Pem.Kab. Klungkung yakni Top 99 dan Top 40 Sinovik 2018 dan IGA  2018 juga untuk Indonesia Power meraih Proper Emas. Dalam kegiatan ini pula, disampaikan bahwa terdapat kendala yang dihadapi selama penerapan program TOSS di kabupaten klungkung yaitu:

  • Kapasitas Mesin: Kapasitas mesin masih memerlukan peningkatan sehingga  efisiensi waktu  produksi pellet dapat mengimbangi  volume timbulan sampah
  • Ketersediaan Lahan: Belum semua Desa memiliki lahan untuk membangun fasilitas pengolahan sampah TOSS.

 

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini. Gunakan bahasa yang santun dan komentar baru terbit setelah disetujui Admin.

CAPTCHA Image
[ Ganti Gambar ]
Isikan kode di gambar

Pengaduan Online

Peta Desa

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Sinergi Program

Prodeskel Pajak Online

Aparatur Desa

Kepala Desa SEKRETARIS DESA KAUR UMUM KAUR PEMERINTAHAN KASI KESRA KASI PELAYANAN KBD. BATUNUNGGUL KBD.KUTAPANG KAUH KBD. KUTAPANG KANGIN KBD. BATUMULAPAN UNSUR STAF

Info Media Sosial

FacebookInstagram

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Komentar Terkini