Bercocok Tanam Hidroponik

Administrator Berita Desa

Apa itu Hidroponik?

            Hidroponik adalah teknik budidaya tanaman dengan memanfaatkan air dan tidak menggunakan tanah (humus) sebagai media tanam atau soilles. Nama lain dari hidropnik adalah soilless culture atau teknik budidaya tanaman tanpa tanah. Maka bisa disimpulkan, pengertian tanaman hidroponik adalah suatu teknik budidaya tanaman dengan memanfaatkan air sebagai media tanam yang kaya dengan berbagai nutrisi. Pada metode hidroponik fungsi dari media pengganti tanahnya yaitu untuk menyangga tanaman saja dan yang terpenting yaitu air berfungsi untuk melarutkan nutrisi yang akan di serap oleh akar tanaman. Dengan metode hidroponik maka petani dapat meghemat tempat maupun waktu.

 

Pembuatan Hidroponik

Dalam pembuatan tanaman hidroponik oleh mahasiswa KKN PPM periode XIX, mahasiswa menanam tanaman salad dan pokcoy. Berikut merupakan cara yang digunakan oleh mahasiswa untuk membuat tanaman hidroponik:

 

  1. Mempersiapkan alat dan bahan untuk kebun tanaman hidroponik;

Untuk membuat kebun tanaman hidroponik, kamu membutuhkan pipa paralon dengan diameter 3 inci, penampang plastic untuk tanaman, penyambung paralon, penutup paralon, gergaji, selang, pompa aquarium, alat solder, alat bor, air, spons, dan biji tanaman hidroponik.

  1. Melubangi pipa paralon untuk tanaman hidroponik;

Gunakan bor untuk membuat lubang di sepanjang pipa paralon yang sudah disiapkan untuk tanaman hidroponik. Sesuaikan lubang pipa dengan ukuran gelas plastik yang akan kamu gunakan. Sebaiknya, beri jarak antar lubang sekitar 6 cm agar tanaman tidak saling terjepit. Lakukan hal serupa dengan 2 buah pipa paralon lagi. Tutup salah satu ujungnya dengan penutup paralon dan hubungkan lubang lainnya dengan pipa paralon lain menggunakan penyambung pipa. Setelah itu, kunci ujung pipa dengan penutup paralon.

  1. Melubangi netpot untuk tanaman hidroponik

Berikutnya kamu harus melubangi netpot untuk tanaman hidroponik. Alat untuk mempermudah kamu dalam proses ini adalah alat solder. Jika kamu tidak memilikinya, lubangi saja dengan cutter atau pisau. Setelah itu, letakkan gelas-gelas plastik tersebut ke dalam lubang pipa paralon yang sudah dibuat sebelumnya. Sisakan satu lubang untuk jalur pemberian nutrisi tanaman hidroponik yang berbentuk cair.

  1. Memasang pompa air untuk kebun tanaman hidroponik

Gunakan selang dan pompa air untuk mengairi tanaman hidroponik yang akan kamu tanam nantinya. Cara kerjanya akan mirip dengan sistem irigasi. Ini berlaku jika kamu menerapkan hidroponik dengan teknik drip system. Jika kamu memakai teknik sumbu, tidak perlu menggunakan pompa air. Pompa air ini perlu dinyalakan sepanjang waktu. Selain itu, kamu juga harus mencermati ketinggian air. Jangan sampai memenuhi paralon karena tanaman bisa mati akibat kekurangan oksigen.

  1. Meletakkan bibit tanaman hidroponik

Sebelum tanaman dipindahkan ke instalasi hidroponik,  mahasiswa menanam bibit tanaman (salad dan pokcoy) di spons di dalam penampan ± selama 14 hari atau sampai tanamannya bertumbuh hingga berdaun empat. Jika tempatnya sudah siap, kini saatnya kamu meletakkan bibit tanaman hidroponik. Siapkan spons yang sudah dipotong seukuran netpot, kemudian letakkan bibit tanaman di atasnya. Selanjutnya, kamu hanya perlu meletakkan spons tadi ke dalam masing-masing netpot. Penggunaan spons sangat direkomendasikan karena mampu menyerap air lebih lama.

  1. Memberikan larutan nutrisi pada tanaman hidroponik

Agar tanaman hidroponik bisa tumbuh dengan subur, kamu perlu memberikan larutan nutrisi secara rutin. Larutan nutrisi ini bisa kamu beli di toko atau buat sendiri. Untuk membuat larutan nutrisi tanaman hidroponik sendiri, kamu bisa menggunakan dedaunan, bekatul, kotoran hewan ternak, gula merah, bioaktivator, dan air. Dan air yang digunakan oleh mahasiswa merupakan ait gallon isi ulang karena jika menggunakan air keran tanaman akan mati.

  1. Tanaman yang cocok untuk kebun tanaman hidroponik

Tidak semua tanaman bisa tumbuh subur dengan cara hidroponik. Umumnya yang sering ditanam secara hidroponik adalah sayur dan buah. Tanaman hidroponik yang bisa kamu tanam di kebun dan tumbuh subur adalah sawi hijau, kailan, selada hijau, buncis, pare, pokcoy, bayam, dan stroberi. Sesuaikan ukuran pipa dan jarak antar lubang dengan besarnya tanaman hidroponik yang akan kamu tanam.

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini. Gunakan bahasa yang santun dan komentar baru terbit setelah disetujui Admin.

CAPTCHA Image
[ Ganti Gambar ]
Isikan kode di gambar

Pengaduan Online

Peta Desa

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Sinergi Program

Prodeskel Pajak Online

Aparatur Desa

Kepala Desa SEKRETARIS DESA KAUR UMUM KAUR PEMERINTAHAN KASI KESRA KASI PELAYANAN KBD. BATUNUNGGUL KBD.KUTAPANG KAUH KBD. KUTAPANG KANGIN KBD. BATUMULAPAN UNSUR STAF

Info Media Sosial

FacebookInstagram

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Komentar Terkini